Suratmi, istri Siyono korban Densus 88 yang beberapa waktu lalu mengembalikan dua gapok uang "-sogokan kematian suaminya-" kepada pengurus Muhammaddiyah dikabarkan terancam diusir dari kampungnya jika terus melaksanakan otopsi terhadap jenazah suaminya.
Berita tersebut mengundang banyak simpati dari masyarakat, salah satunya dari Akun facebook Setiyardi yang menyatakan siap menyediakan rumah bagi keluarga Siyono.

Rumah Untuk Keluarga Siyono
"Saya dengar istri [almarhum] Siyono, yang meninggal saat ditangkap Densus 88, akan diusir dari kampungnya jika ngotot minta otopsi. Jika info ini benar, akan kami siapkan satu rumah baru secara gratis di Pondok Samara, Bogor. Atau jika tetap ingin tinggal di sekitar Klaten, kami akan galang pendanaan agar dapat rumah dan lingkungan yang lebih bersahabat. Istri dan anak-anak almarhum tak perlu gundah. Insya Allah.
Namun saya tetap berharap info soal pengusiran ini tak valid. Semoga masyarakat kita tetap menjunjung persaudaraan dengan sesama.#Colekjuragan Pondok Samara, Bogor, Siddiq Ikom."
(fb/Setiyardi)
Berita tersebut mengundang banyak simpati dari masyarakat, salah satunya dari Akun facebook Setiyardi yang menyatakan siap menyediakan rumah bagi keluarga Siyono.

Rumah Untuk Keluarga Siyono
"Saya dengar istri [almarhum] Siyono, yang meninggal saat ditangkap Densus 88, akan diusir dari kampungnya jika ngotot minta otopsi. Jika info ini benar, akan kami siapkan satu rumah baru secara gratis di Pondok Samara, Bogor. Atau jika tetap ingin tinggal di sekitar Klaten, kami akan galang pendanaan agar dapat rumah dan lingkungan yang lebih bersahabat. Istri dan anak-anak almarhum tak perlu gundah. Insya Allah.
Namun saya tetap berharap info soal pengusiran ini tak valid. Semoga masyarakat kita tetap menjunjung persaudaraan dengan sesama.#Colekjuragan Pondok Samara, Bogor, Siddiq Ikom."
(fb/Setiyardi)