Setelah
menggunakan alat-alat canggih, para ahli anatomi sampai pada penemuan
bahwa susu merupakan bahan hasil saringan dari sisa-sisa makanan dan
darah. Dan Allah telah mengabarkan kepada kita tentang pengetahuan ini
dalam Al-Qur’an, surat AN-Nahl, Allah SWT berfirman,
نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّٰرِبِينَ
“Kami
memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu
yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang
yang meminumnya” (An-Nahl : 66)

Ilmu
pengetahuan modern merekomendasikan bahwa dari sekian jenis makanan,
susu adalah satu-satunya yang terbukti mengandung semua materi pokok
yang dibutuhkan tubuh manusia. Penemuan ini telah diberitakan Rasulullah
SAW dalam hadits ini, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah dengan
sanad hasan dari Nabi SAW, beliau bersabda,
وَمَنْ
سَقَاهُ اللّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلْ : اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ
وَزِدْنَا مِنْهُ فَإِنَّهُ لَيْسَ شَيْ ءٌُ يُجْزِئُ مِنَ الطَّعَامِ
وَالشَرَابِ إِلاَّ اللَّبَنُ
“Barangsiapa
yang diberi minum air susu oleh Allah hendaklah mengucapkan, “Ya Allah,
berikanlah kami berkah padanya dan erikan kami tambahan darinya,”
Sungguh tidak ada suatu makanan dan minuman yang mencukui (untuk menolak
lapar dan haus) selain susu.”