Musim hujan sudah tiba, saat ini diperkirakan adalah puncak-puncaknya musim hujan. Dibeberapa daerah sudah terjadi banjir, seperti banjir. Ada baiknya untuk menghadapi musim hujan ini kita kembalikan kepada apa yang telah dituntunkan kepada kita. Berikut adalah do'a-do'a yang disunahkan saat hujan.
أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ، قَالَ: اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat hujan turun, beliau berdoa : ‘Allahumma shayyiban naafi’an (Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat bagi kami)”
[Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 1032].
Lantas bagaimana jika hujan deras?
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " اللَّهُمَّ
حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، قَالَ: فَلَقَدْ رَأَيْتُ السَّحَابَ
يَتَقَطَّعُ يَمِينًا وَشِمَالًا يُمْطَرُونَ وَلَا يُمْطَرُ أَهْلُ
الْمَدِينَةِ
Maka Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam berdoa : ‘Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa (ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami saja dan jangan kepada kami – sehingga membahayakan kami)”. Anas berkata : "Sungguh aku melihat awan berpencar ke kanan dan kiri, lalu hujan turun namun tidak menghujani penduduk Madinah”
[Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 969].
Apabila kita mendengar gelegar petir disunnahkan membaca doa:
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Subhaanalladzii yusabbihur-ra’du bi-hamdihi wal-malaaikatu min khiifatih (Maha Suci Allah, Dzat yang guruh itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya)".
[Diriwayatkan oleh Maalik dalam Al-Muwaththa’ 4/524-525 no. 2019; shahih].
(sumber)
