Berulang kembali penghapusan postingan di Facebook.
Salah satu akun facebook yang beberapa waktu lalu memposting surat terbuka untuk LGBT dari muslimah bercadar, Sheren Chamila Fahmi, terkena suspend dari facebook.
Postingan surat terbuka tersebut juga dihapus oleh facebook. Mungkin hal itu terjadi akibat pelaporan dari pendukung LGBT atau memang facebook sendiri yang menghapusnya.
Konfirmasi penghapusan akun tersebut disampaikan oleh Sheren dengan akun barunya.
Berikut konfirmasi dengan akun
Beginwiths Wedding Invitation Card

Bismillah..
Saya Sheren Chamila Fahmi yang menulis "Surat Terbuka Untuk LGBT Dari Muslimah Bercadar" yang pada hari ini postingan saya tersebut yang sudah mencapai 18000++ likes dan 17000++ shared, dan tulisan tersebut baru saja di-banned oleh Facebook. Dan akun pribadi saya di-suspend oleh Facebook. Patut dicurigai akun dan postingan saya dilaporkan ke Facebook oleh para LGBT dan konco-konconya. Tapi hal itu tidak akan menyurutkan semangat saya untuk menyuarakan kebenaran. Saya akan tetap menentang perilaku dan propaganda yang dilakukan oleh mereka.
" ﻣﻮﺗﻮﺍ ﺑﻐﻴﻈﻜﻢ !!!"
Matilah kalian dengan kemarahan kalian. Ali Imran : 119
Ternyata orang-orang yang teriak-teriak menghormati perbedaan, tidak siap juga menghadapi perbedaan.
Yogyakarta, 20 Februari 2016.
Sheren Chamila Fahmi
Salah satu akun facebook yang beberapa waktu lalu memposting surat terbuka untuk LGBT dari muslimah bercadar, Sheren Chamila Fahmi, terkena suspend dari facebook.
Postingan surat terbuka tersebut juga dihapus oleh facebook. Mungkin hal itu terjadi akibat pelaporan dari pendukung LGBT atau memang facebook sendiri yang menghapusnya.
Konfirmasi penghapusan akun tersebut disampaikan oleh Sheren dengan akun barunya.
Berikut konfirmasi dengan akun
Beginwiths Wedding Invitation Card

Bismillah..
Saya Sheren Chamila Fahmi yang menulis "Surat Terbuka Untuk LGBT Dari Muslimah Bercadar" yang pada hari ini postingan saya tersebut yang sudah mencapai 18000++ likes dan 17000++ shared, dan tulisan tersebut baru saja di-banned oleh Facebook. Dan akun pribadi saya di-suspend oleh Facebook. Patut dicurigai akun dan postingan saya dilaporkan ke Facebook oleh para LGBT dan konco-konconya. Tapi hal itu tidak akan menyurutkan semangat saya untuk menyuarakan kebenaran. Saya akan tetap menentang perilaku dan propaganda yang dilakukan oleh mereka.
" ﻣﻮﺗﻮﺍ ﺑﻐﻴﻈﻜﻢ !!!"
Matilah kalian dengan kemarahan kalian. Ali Imran : 119
Ternyata orang-orang yang teriak-teriak menghormati perbedaan, tidak siap juga menghadapi perbedaan.
Yogyakarta, 20 Februari 2016.
Sheren Chamila Fahmi